Posted by: blackcloudies | October 11, 2014

[Fanfict/Chaptered] THAT DAY — Part 1 : Card

ja1

THAT DAY

by

Blackcloudies

Pairings : Wonteuk/break, Wonkyu.

Genre : Romance/Boyslove

Rating : Teen

Length : Drabble/Ficlets

Language : Bahasa

Disclaimer : The casts are belong to God and their selves. “That Day” © Blackcloudies.

Warning : [!] This is boys-love content. [!!] Crack Couples [!!!] Unbetaed and typo [!!!!] don’t like please don’t read. [!!!!!] No plagiarism or copy-paste without my permission.

♣♣♣

Ketika kau berdiri dengan penampilanmu yang paling sempurna. Menatap jauh pada luar pintu gereja yang terbuka lebar-lebar—menunggu pengantinmu datang bersama pengiringnya.

 

Ketika semua pasang mata menatap dirimu dan dirinya, berdiri berdua di depan altar gereja—bersaksi dan bersumpah untuk hidup dan mati bersama, membangun sebuah keluarga.

 

Ketika, hari itu akan tiba. Hari itu, pernikahanmu.

 

 

First Chapter ♣ Card

Setelah hampir satu jam, akhirnya Siwon sudah memilih beberapa contoh kartu undangan pernikahan yang akan ia diskusikan dulu pada Jungsoo—calon pengantinnya.

Jungsoo—pria sosialita yang sangat sibuk, terlebih menjelang pernikahan mereka yang rencananya akan berlangsung bulan depan. Demi tak mau mengusik kegiatan sang kekasih, Siwon lah yang rela bermondar-mandir untuk mengurus beberapa persiapan untuk pernikahan mereka. Termasuk memilah-milih kartu undangan yang bagus untuk mereka sebarkan pada keluarga, teman dan kolega mereka berdua.

“Akan ku tanya dulu pada Jungsoo.” Kata Siwon sembari memasukan semua contoh kartu undangan kedalam sebuah goodie bag yang akan ia bawa,”Kau tahu kan’ Jungsoo sangat pemilih. Dia punya selera yang tinggi.” Tambahnya.

“Gampang. Pilih saja dulu yang kalian suka, setelah itu hubungi aku.” Jawab seorang staf wedding organizer yang menjadi lawan bicara Siwon sebelumnya.

.

.

.

Beberapa kali kedua manik mata Siwon melirik kearah goodie bag berisi kartu undangan yang ia taruh di samping kursi mobilnya. Rasanya tak sabar untuk bertemu Jungsoo dan menunjukan semua contoh kartu yang ia bawa. Berharap juga kalau salah satunya akan di sukai Jungsoo.

Shit.” Siwon langsung banting sentir ketika tatapannya pada goodie bag beralih menatap lurus jalanan di depannya. Sial, Siwon tak sadar kalau dirinya hampir saja menewaskan seorang pria muda yang kini sedang duduk tersungkur di tengah jalan tersebut.

Siwon keluar dari mobilnya dan segera menemui pria itu. Dari seragam yang terlihat, Siwon bisa mengira bahwa pria itu masih berstatuskan seorang pelajar—terlihat pula ransel hitam di punggungnya.

“Kau baik-baik saja? kau terluka?” tanya Siwon padanya sembari membantu pria itu untuk berdiri. Tinggi keduanya hampir sama ternyata.

Ng…gwaenchana, gwaenchana.” Jawabnya dengan cepat. Lututnya masih bergemetar.

“Kau yakin kau tak apa?” tanya Siwon lagi untuk memastikan. Pria itu hanya mengangguk dengan pandangan yang tak lepas memeperhatikan sesuatu yang tersembunyi di bawah sana—membuat Siwon penasaran dengan apa yang sedang di perhatikan calon korban tabrakan maut-nya tersebut.

“Tuan, bisa geser sedikit mobilmu?” tanya pria itu perlahan, telunjuk kanannya mengacungkan kearah ban Black Audi R8 milik Siwon,”…Di sana ada kartu ujianku. Aku perlu itu.” tambahnya lagi.

Eh? Ya. Tunggu.” Jawab Siwon yang kemudian melangkah tergesa memasuki mobilnya dan bergerak pelan. Siwon mengendarai mobilnya beberapa meter tak jauh dari tempat ia hampir menabrak pelajar tadi. Dekat sebuah pohon besar nan rindang, Siwon memarkir mobilnya sebelum ia keluar dari benda mewah tersebut dan berlari untuk mendekati pria tadi.

“Lebih baik ikut aku ke rumah sakit sekarang. Aku takut kau terluka karena kejadian tadi.” Pinta Siwon yang merasa tak enak hati padanya. Pria itu belum menghiraukan ucapan Siwon, ia sedang membersihkan kartu ujian yang tadi terlindas ban mobil milik Siwon. Untung saja kartu ujiannya di laminating, jadi tak mudah untuk rusak.

Karena tak mendapatkan reaksi dan jawaban, Siwon menarik paksa lengan pria muda itu—memaksa untuk membawanya ke rumah sakit terdekat karena Siwon tak ingin di cap sebagai penabrak tak tanggung jawab.

Eh mau kemana?”

“Ke rumah sakit. Aku harus tanggung jawab.”

Pria itu menarik kuat lengan yang sedang ditarik oleh Siwon. Langkah kakinya pun ikut terhenti.”Aku tidak cedera, tuan.” Katanya, ia malah tersenyum.

“Tadi aku lari terburu-buru menuju sekolah dan tak sadar kalau kartu ujianku jatuh dan terbang hingga ke tengah jalan. Baru ingin mengambilnya, ternyata ada mobil-mu yang melaju. Jadi aku mundur lagi dan…sama sekali tak ada luka sedikitpun.” Jelas pria tadi.

Siwon menghembuskan nafas kelegaan. Keringat dingin sudah terlanjur membasahi pelipisnya.”Ku fikir aku menabrakmu.” Lirih Siwon.

“Hampir sih.” Balasnya.

Pria itu tertawa kecil melihat ekspresi Siwon yang tadinya terlihat ketakutan luar biasa—membuat Siwon juga ikut tertawa kecil karena kebodohannya.

“Tapi tuan, bisa antarkan aku ke sekolah? Hari ini aku ada ujian kelulusan.” Pinta pria itu dengan raut wajah memelas.

Siwon melirik jam yang melingkar di lengan kirinya, kiranya masih ada waktu untuk mengantar dulu pelajar ini kemudian menemui Jungsoo di tempat janji mereka.”Baiklah.” jawabnya.

.

.

.

Mobil Audi mewah berwarna hitam itu terparkir didepan sebuah gerbang besar. Dari balik gerbang itu ada sebuah gedung sekolah yang sudah terlihat sepi.

“Terima kasih atas tumpangannya, tuan.” Kata pelajar itu dengan senang.

“Panggil Siwon saja. dan…” Siwon belum melanjutkan balasannya, ia mengambil sebuah kartu kecil yang tersimpan di dalam dompetnya,”…Ini kartu nama-ku, ambilah.” Lanjut Siwon dengan menyerahkan kartu namanya pada pria itu.

“Untuk apa?”

“Siapa tahu peristiwa tadi membuatmu sedikit terluka jadi kau bisa…”

“Aku baik-baik saja, swear!.” Pelajar itu bahkan mengadahkan telapak tangannya untuk bersumpah,”Tapi akan ku ambil kartu namamu, ya!” lanjutnya dengan bersemangat.

Baru ingin membuka pintu mobil, pria itu kembali menetap didalam sebentar,”Aku tidak punya kartu nama, tuan. Tapi aku punya nama. Cho Kyuhyun imnida.” Ujarnya memperkenalkan diri.

“Cho Kyuhyun?”

Kyuhyun mesem agak malu,”Siapa tahu kau penasaran dengan namaku, hehe.” Sesegera mungkin pelajar bernama Kyuhyun itu membuka pintu mobil untuk keluar.“Terima kasih Choi Siwon!” ucapnya sekali lagi sebelum ia benar-benar berlalu—meninggalkan Siwon dari kekagumannya.

“Cho Kyuhyun.”

♣♣♣ To be continued

2014-10-10

Advertisements

Responses

  1. Okeeee… next chingu..
    ff Wonkyu jarang nih sekarang…
    Apa siwon gagal nikah sama Jung Soo???
    ㅋㅋㅋㅋ~
    dia tertarik sama Kyu kah????
    ayoooo… dilanjuutt.. ^^
    :^))


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: