Posted by: blackcloudies | August 25, 2013

[Fanfict/1shot] Orange Love (Apple Love’s next sequel)

ORANGE LOVE

(New Chapter of “Apple Love” fic by IraJulian & Blackcloudies)

by

Blackcloudies

Cast : Yesung/Ryeowook, Heechul, Fic-chara!Sungrae

Genre : Romance

Rating : PG17

Length : Oneshot

Language : Bahasa

Disclaimer : The casts are belong to GOD and their selves. “Orange Love” © Blackcloudies.

Warning : [!] This is boys-love story, YAOI content. [!!] Unbetaed.

 

★Orange Love★

 

Lantai empat,

Kamar nomer dua puluh empat.

 

Langkah kakinya tak henti bergerak cepat—menelusuri tiap koridor rumah sakit yang panjang nan berkelok. Rasa cemas pun tak hentinya menyerbu. Jujur saja, karena tak sabar untuk bertemu dan mengetahui keadaan kekasihnya itu, Ryeowook sampai memutuskan untuk tidak mengikuti pelajaran terakhir di kampusnya.

 

Ryeowook agak berlari sedikit ketika dilihatnya dari jauh sebuah pintu bertuliskan angka dua puluh empat seperti yang diingatnya dari beberapa perawat. Kata mereka, Yesung-nya berada disana, di kamar itu. Entah bagaimana keadaannya sekarang, Ryeowook berharap semoga saja tak seburuk yang ia perkirakan.

 

Hyeong!!!”

 

Seorang pria tengah duduk diatas ranjang inap dan seorang gadis kecil berseragam ikut duduk menyamping di ranjang yang sama. Keduanya menoleh bersamaan ketika Ryeowook membuka pintu dan berteriak seperti tadi.

 

“Ryeowookie~” sapa Yesung amat senang melihat pacar manisnya tersebut datang menjenguk di hari pertama ia dirawat.

 

Tch. Oppa.” Gadis kecil di samping Yesung mengulas senyum licik.

 

Ryeowook lega. Melihat wajah Yesung masih bisa tersenyum rupanya, tapi tetap saja kekhawatiran masih mengusai fikiran Ryeowook. Ia berjalan pelan-pelan mendekati Yesung—bahkan tatapan kedua matanya yang sedikit basah tak hentinya lepas untuk memperhatikan wajah pucat Yesung.

 

“Kau kenapa…hyeong..kkau…kke-kenapa…” rangkaian kalimat tak jelas dari Ryeowook beriringan dengan buliran air mata yang perlahan jatuh membasahi kedua pipinya tersebut. Wajahnya memerah karena menahan rasa sedih yang sudah ia pendam semenjak dirinya menginjakan kaki di rumah sakit. Ryeowook menundukan kepalanya.

 

“Dia demam berdarah. Masa kau tidak tahu?!” suara cempreng dari seorang gadis cilik membuat Ryeowook diam sejenak. Dengan sisahan air mata yang tertahan di pelupuk, Ryeowook mencoba melirik kesumber suara yang sepertinya tak asing ditelinganya.

 

“Astaga! Kenapa kau ada disini juga?!” tanya Ryeowook dengan rasa terkejut bukan main karena baru menyadari kalau Sungrae atau gadis cempreng tadi atau yang tak lain adalah adik kandungnya sendiri sedang terduduk manis di ranjang tempat Yesung dirawat.

 

Sungrae menutup kedua telinganya, sedangkan Ryeowook cepat-cepat mengelap kedua sisi pipinya yang basah karena menangis tadi.”Jangan teriak-teriak Oppa, ini kan rumah sakit.” Kata Sungrae.

 

Yesung yang merasa seperti penonton hanya bisa berdiam diri dengan menyelimuti tubuhnya hingga ke dagu—takut kalau-kalau perang Kim Ryeowook vs Kim Sungrae akan terjadi lagi.

 

“Jadi…” Ryeowook mengatur nafasnya sebentar sebelum melanjutkan pertanyaannya,”…Kenapa kau bisa kemari Rae-ah?” tanyanya lagi.

 

“Di antar Daddy.” Jawab Sungrae simple.

 

Ryeowook memicingkan mata tajamnya,”Lalu dari mana kau tahu kalau Yesung sedang dirawat di rumah sakit ini?” tanyanya menginterogasi.

 

“A-aku…aku yang mengiriminya pesan singkat dan bilang kalau aku sedang dirawat disini.” Jawab Yesung yang mengambil giliran menjawab.

 

Hyeong?”

 

Yesung tersenyum hingga memperlihatkan gigi putihnya,”Aku tidak berani di rumah sakit sendirian. Dan kau kan tahu kalau keluargaku semuanya ada di Cheon-ahn, jadi aku sms semua kerabat dekat yang ku kenal.” Jawabnya.

 

“Dan aku adalah orang yang pertama yang menjenguk Oppa. Woah!” ucap Sungrae berbangga hati.”Dan aku juga membawa buah jeruk yang segar untuk Yesung-oppa.” Tambahnya lagi yang semakin membuat telinga Ryeowook seperti terbakar.

 

Ryeowook berjalan mengitari setengah ranjang, mendekati Sungrae yang nampaknya ketakutan ketika Ryeowook sudah berada tepat disampingnya dan menarik kerah seragamnya.”Cepat pulang sana! Aku tahu kau pasti bolos sekolah kan’?!” kata Ryeowook dengan semua jari kanan yang sudah kuat-kuat mencengkram kerah tersebut.”Ahhh aku nggak mau~ jerapah jelek!” tolak Sungrae yang malah menenggelamkan kepalanya didalam selimut.

 

Yesung hanya terkekeh menyaksikan pemandangan tak akur itu. Sekaligus juga bernostalgia dengan suasana ramai yang rasanya sudah lama tak dilihatnya. Kesibukan kerja membuatnya jarang bertemu dengan Ryeowook dan juga calon adik ipar-nya tersebut. Mungkin itu pula yang membuat kondisinya drop seperti sekarang.

 

.

.

.

 

Ryeowook membuka pintu kamar tempat Yesung di rawat. Berjalan sepelan mungkin karena tak ingin mengganggu Yesung dan juga Sungrae yang tengah tertidur bersama di atas ranjang kecil itu. Ryeowook memilih duduk di kursi yang berada disamping ranjang. Kedua matanya memperhatikan jarum infus yang terpasang di salah satu tangan Yesung. Hanya melihat saja, Ryeowook seperti merasa nyeri. Tak tega juga melihat keadaan Yesung yang musti bed-rest untuk beberapa hari kedepan. Pasti juga Yesung akan merasa kesakitan tiap kali dokter mengambil darah-nya untuk pemeriksaan berkala.

 

Ryeowook sedih lagi, kali ini karena terbayang dengan mending sang Omma yang juga pernah dirawat karena penyakit yang sama dengan Yesung. Ryeowook takut, jika nantinya nasib Yesung akan sama dengan nasib sang Omma yang akhirnya mengembuskan nafas terakhir karena penyakit itu pula.

 

“Jangan sampai meninggal…” lirihnya terucap dengan pelan.

 

“Siapa yang akan meninggal heh?” Ryeowook terkejut mendengar suara balasan dari mulut Yesung. Segera ia menghapus air matanya yang terlanjur jatuh.

 

“Aku akan terus bertahan hidup. Kau harus percaya itu, Ryeonggu.” Kata Yesung pelan. Malah semakin membuat Ryeowook menangis semakin deras kini,”Aku kan hanya takut! Hyeong.” Jawabnya dengan isak tangis, Ryeowook menutup wajahnya yang basah dengan kedua telapak tangannya. Menangis deru.

 

.

.

.

 

Masih di ranjang yang sama, Yesung dan Ryeowook duduk bersebelahan dengan kaki menggantung kebawah. Sungrae juga masih tertidur dibelakang mereka.

 

“Kau mau makan? Ku dengar tadi Sungrae membawakanmu jeruk…” kata Ryeowook yang kemudian sibuk meraih pelastik yang berada diatas meja disamping ranjang. Ia mengambil sebuah jeruk mandarin yang besar dan mengupasnya dengan hati-hati. Satu potongan daging buah ia suapi untuk Yesung.”Woah manis sekali.” Ujar Yesung dengan mulut mengunyah. Karena merasa tergiur melihat kelezatannya, Ryeowook pun tak segan-segan mengambil potongan daging jeruk untuk ia makan pula. Ryeowook menggigit bagian atas dan mengunyahnya, menyisahkan setengah bagian yang belum termakan,”Uhm iya, tumben manis.” Katanya.”Karena ini manis, kau harus menghabiskannya ya hyeong! Jangan lupa yang masih ada di dalam pelastik kau juga harus menghabiskannya! Jeruk baik untuk pemulihan.” Tambah Ryeowook lagi.

 

Yesung tersenyum simpul.”Kau juga jangan lupa untuk menjengukku selama aku dirawat, nae chagi?” goda-nya. Yesung menarik tangan Ryeowook yang masih memegangi setengah potong daging jeruk yang tersisa diantara telunjuk dan ibu jarinya. Dengan lahap Yesung mengigit buah itu, hampir juga menelan habis jari Ryeowook yang menyuapinya.

 

Tatapan keduanya semakin intens, Yesung juga belum melepaskan tangan kekasihnya itu.”Asal kau selalu disampingku, rasanya…aku bisa sehat kembali…asal bersamamu…” lirihnya.

 

Wajah keduanya semakin dekat, Yesung semakin memajukan bibirnya agar bisa bertemu dengan bibir mungil milik Ryeowook.”Ng, hyeong…” panggil Ryeowook pelan sebelum bibir mereka bertautan.”Hmm?

 

“Ada…Sungrae…” jawab Ryeowook.

 

“Dia sedang tertidur, sayang.” Balas Yesung yang melanjutkan kembali apa yang tertunda.

 

Mmphh…hyeong...” sempat beberapa detik bibir mereka menempel, namun Ryeowook mengiterupsi kembali.”Ummphh…apa lagi sayang?” tanya Yesung yang kini mencoba melahap bibir menggoda milik Ryeowook.

 

Umpmhhh hyeongie-ah...” Ryeowook terpaksa mendorong dada Yesung agar tak menciumnya lagi.

 

“Ada apa…Wookie?”

 

Ryeowook mengalihkan wajah merah meronanya,”Huh! Bagaimana kalau aku tertular demam berdarah juga?!!”

 

Yesung terdiam sebentar sebelum akhirnya ia terkekeh,”Ya ampun Wookie. Kita kan hanya berciuman. Lagian aku bukan nyamuk aedes aegypti yang akan mengigitmu.” Katanya.

 

“Tapi hyeong…kau juga seperti nyamuk. Kau sering menggigit bibirku kalau kita sedang berciuman!”

 

Yesung semakin tertawa geli mendengar ucapan Ryeowook,”Huh Ryeonggu, tapi kan kita………”

 

PLAK

Telapak tangan kanan Ryeowook sengaja bersarang di pipi tampan Yesung,”Ung…nyamuk harus di tampar. Biar mati.” Ujar Ryeowook yang bergantian tertawa geli.

 

“Hurr, awas saja kalau aku sudah sehat! Kau akan ku gigit Kim Ryeowook sampai merah-merah!~”

 

“Hoho~ kalau begitu akau akan beli raket listrik untuk menyengat otakmu yang mesum itu, weeee~

 

“Ryeowookieeeeyaa!!”

 

★THE END★

[2013-08-18] n_n;;

Advertisements

Responses

  1. Uuuuuuuu~ yaaaakkk! jongwoon ini gak sakit gak sehat kok tetep ajah ya pervertnya ga ilang2? -____- aku mau lanjutannya lagi kkk~ kalo dibikin series kayaknya bagus nih eon, tapi gak saling berkaitan gitu sama yang sebelum2nya… aku suka kalo ryeong udah berantem sama sungrae, hehehe~ #duagh ^.^v

    • slr ;-;
      aku juga mau lanjutannya lagi tp yang jongwoon lebih pervert, abis dia cocok kayaknya jadi seme pervert ;w; semoga authornya mau bikinin lanjutannya *tampol authornya*

      makasih udah review saeng ^^

  2. maaaaak O_o “Kau sering menggigit bibirku kalau kita sedang berciuman!” <—- apakah ini benar dek? /tanya ke dedek wookie/
    ayo lanjutkan! #plak 😄
    ah si sungrae tolong disingkirkan saja dr kamar itu. mengganggu kemesraan yewook aje lo wkwkwkwk
    kayaknya makin sengit aja pertarungan kedua adek unnie (?) tersebut LOL 😄
    makasih ya udah lanjutin ff ini :") 2 tahun telah berlalu tapi lo tetep ingat sama ff kita 😄

    • Baru gua bales ;~;
      Iya jujur aja waktu kita bikin ini anak (read: apple love) dab ketika anak kita lahir gua seneng bgt ;~; makanya sayang jg klo anak kita gak tumbuh tumbuh~~
      Sungrae itu kekuatan terpenting di crita ini._.
      Makasih udah repiuw :*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: