Posted by: blackcloudies | October 4, 2012

[Fic] My Birthday Hope – (Yesung’s bday fic)

Title : My Birthday Hope

Author : DweeRae

Cast : Kim Jongwoon, Kim Jongjin

Genre : Brothership/Family

Rated : PG13

PS : Akhirnya saya membuat sebuah fanfic lagi setelah sekian lama hiatus dengan writerblock yang menyerang otak kanan-kiri saya LOL (Bahkan untuk menyusun title sampe rated ajah hampir lupa-_-v) dan ini telat banget <\3

 

Ini adalah tahun ketiga saya memberikan hadiah ulang tahun untuk KIM JONGWOON aka YESUNG :” berupa sebuah fanfict sederhana (Sama seperti tahun-tahun lalu T^T). Walau ‘kemungkinan kecil’ :< fanfict ini di baca oleh dirinya kkk~ tapi saya senang untuk membuat ini 😀

[Yesung : sejak kapan bahasa lo jadi formal amet dweerae -,- ]

 

Selamat membaca bagi yang membaca (?) itu pun kalau ada.

 

Warning : tissue clenex :’)

 

—–

 

24 august 12

 

Beruntunglah hujan gerimis membuat sebuah kedai kopi yang biasanya ramai kini menjadi sedikit sepi. Beruntung? Ya, untuk seorang Kim Jongwoon kesepian kedai di hari itu adalah sebuah keberuntungan. Tak banyak fans, setidaknya ia bisa lebih berleluasa di sana.

 

Handel and Gratel

 

Kim Jongwoon merupakan member sebuah group boyband yang sudah mempunyai popularitas mendunia, di sana ia di kenal dengan nama Yesung. Banyak yang mengenalnya, mencintainya—tapi rasa cinta terbesar dan tertulus hanya ada di hati keluarga kecil tercintanya.

 

“Ah Hyung? Kau kemari?” Jongjin—adik Jongwoon terkejut melihat kedatangan Jongwoon yang sudah duduk di sebuah bangku kecil yang berada di dekat dapur kedai. Pria yang bercita-cita menjadi barista handal tersebut segera menghampiri sang kakak dengan senyuman kegembiraan.

 

“Aku sengaja ingin memberikan surprise untuk kalian..” ucap Jongwoon sembari menyambit punggung sang adik—keakraban seperti itu membuat rasa persaudaraan mereka semakin erat.

 

Jongwoon duduk di bangku sebelah Jongwoon,”Tapi harusnya kami yang memberikan surprise untukmu Hyung! Hari ini kan hari ulang tahunmu..” ujar Jongjin dan Jongwoon hanya mengangguk faham dengan senyuman kecil namun sangat manis terlihat.

“Kau pulang ke apartment saja Hyung, beristirahatlah! Nanti malam kita akan merayakan ulang tahunmu bersama.” Ujar Jongjin lagi. Yesung tertawa kecil sembari menoleh—memperhatikan wajah serius Jongjin.

 

“Malam kan masih lama, aku ingin di sini saja bersama kau, Omma dan Appa.” Jawab Jongwoon.

 

“Tapi mereka tidak ada di sini Hyung.”

 

“Ne? Lalu di mana mereka?”

 

Jongjin menghela nafas,”Tentu saja ada di apartment..mereka fikir kau sudah kesana.” Jawabnya.

 

—-

 

Jongwoon memutuskan untuk menemani Jongjin di H&G setelah ia meminta ijin terlebih dahulu dengan sang Omma melalu panggilan telepon. Ia pun menghabiskan waktu sore tersebut bersama sang adik semata wayangnya dan beberapa pegawai yang bekerja di sana,

 

“Kau terlihat lelah Hyung, tidur lah sebentar..” ucap Jongjin yang memperhatikan Jongwoon dari meja kasir yang ia belakangi, Jongwoon meregangkan ototnya lalu menyenderkan kepalanya di dinding belakang tempatnya masih terduduk,”Kau benar, aku memang sedikit lelah..”

 

Sedikit.

Itu banyak berbohong.

 

Menjadi bintang papan atas bukanlah hal yang mudah seperti magic. Banyak yang harus di korbankan termasuk tenaga dan fikiran. Tapi tetaplah… Jongwoon— yang paling mengerti kondisi tubuhnya sendiri.

 

‘Aku baik-baik saja.’ Ia selalu berkata seperti itu walau keadaan tidak menampakan seperti yang di ucapkan.

 

‘Aku akan baik-baik saja, tenanglah.’ ucapnya selalu yang membuat kecemasan keluarganya sedikit reda.

 

Jika dunia ini adalah panggung drama, Jongwoon adalah salah satu aktor berpengalaman.

 

“Nah..” Jongjin menggeleng-gelengkan kepala saat ia menyadari Jongwoon sudah terlelap dengan kondisi bahu yang masih menempel pada dinding.

 

Dengan berjalan perlahan, Jongjin mendekati sang kakak.”Hyung?” panggil Jongjin pelan saat ia sudah berada di depan Jongwoon. Tak ada reaksi yang menandakan Jongwoon telah pulas.

 

“Happy birthday Hyung.” Bisik Jongjin dengan nada suara kecil.

 

.

.

.

.

.

 

“Happy birthday Hyung!!” anak kecil berusia tujuh tahun itu berteriak di hadapan sang Hyung yang sedang duduk bersila dengan sebuah cake lezat di pinggirnya.

 

“Ya!! Diam Jongjin-ah..kau berisik.” Balas Jongwoon kecil-yang sedang duduk bersila tersebut.

 

H-hyung…kenapa…memarahiku?” tanya Jongjin dengan wajah sedih kemudian menundukan kepalanya. Kedua matanya memerah, terlihat ingin menangis.

 

Tidak ada Omma dan Appa. Mereka berdua masih bekerja dan meninggalkan Jongwoon bersama Jongjin yang masih kecil tersebut. Hari ini ulang tahun Jongwoon ke delapan. Dan itu harus di rayakan agak malam sembari menunggu kedua orang tuanya tiba di rumah.

 

Jongjin duduk merapat di samping Jongwoon terduduk berselanjar kaki, kepalanya ia senderkan di samping lengan Jongwoon dengan manja.”Hyung, Hyung…kau mau hadiah apa dari Omma dan Appa?” tanya Jongjin pelan. Kue ulang tahun kecil terhias rapi di atas meja persegi di hadapan mereka, Jongwoon memperhatikannya penuh keinginan.

 

“Aku ingin…” Jongwoon terdiam, tanpa ekspresi.

 

“Ingin apa? Kalau kau ingin mainan, aku harap Hyung nanti mau meminjamkannya untukku.”

 

Jongwoon menggeleng sembari tersenyum kecil.”Bukan.” jawabnya datar.

 

“Bukan Hyung? Lalu apa? Kau ingin makanan enak? Kalau begitu jangan lupakan aku…Hyung harus membaginya denganku!!”

 

Jongwoon menggeleng lagi,”Bukan itu juga.”

 

Jongjin menoleh agak mendongak –memperhatikan wajah Hyung-nya.”Lalu ingin apa?” tanyanya serius.

 

“Hihi…” Jongwoon tertawa kecil dan di akhiri sebuah senyuman yang membuat kedua matanya terlihat tenggelam.

 

“Aku…aku ingin Tuhan memberikan umur yang panjang untukku, untukmu, untuk Omma dan Appa. Jadi…suatu hari nanti, di hari ulang tahun-ku yang lain…kita bisa merayakannya bersama-sama. Hyung, kau, Omma dan Appa.” Jawab Jongwoon dengan tulus.

 

“Umh…” Jongjin kecil masih belum faham dengan jawaban Jongwoon barusan.

 

“Ckckc, intinya…hadiah-ku yang paling berharga adalah kalian. Keluargaku!” jawab Jongwoon lagi.

 

“Hyung…”

 

‘Hyung…’

 

.

.

.

.

.

 

Hyung…!” Suara berat Jongjin langsung membangunkan Jongwoon dari mimpi masa lalunya. Memori indah yang harus terputus itu masih terbayang sedikit, tidak—terlalu indah memori itu hingga membuat Jongwoon membasahkan kedua air matanya.

 

“Kau kenapa Hyung? Palliwa! Kita harus cepat pulang…Omma Appa menelpon-mu beberapa kali tadi saat kau tertidur.” Ujar Jongjin sembari mengenakan jas hitam. Jongwoon segera berdiri, terdiam sebentar lalu memeluk adiknya tersebut.

 

“Hari ini ulang tahun-ku…” lirihnya pelan.

 

Hyung? Aku tahu… Waeyo?”

 

Jongwoon mengusap punggung Jongjin pelan,”Kau, Omma dan Appa masih bersama ku hingga hari ini. Terima kasih.” Ucapnya lagi.

 

‘Hyung…’

 

Jongwoon melepaskan pelukannya tersebut. Wajahnya sudah terlihat segar kembali setelah ia menghapus air matanya.”Ayolah cepat pulang…!” ujarnya kemudian. Ck itulah AB, susah di prediksi. Ia bisa sangat sedih lalu beberapa menit kemudian sifat yang lain pun keluar.

 

“Happy birthday…”

 

——

END [ 2012-09-27]

 

A/N : Haish ==” bad ending atau apa yah?

Setting masih di Handel and Gratel ya itu karna awal pembuatan fic ini sekitar dua bulan yang lalu sebelum Kim’s family menutup H&G. Terjeda waktu yang sangat lama, dan hanya bisa berkata “Miahne Jongwoon-ssi” kkkkkkkkk~

 

And last. Thankyu untuk siapa pun yang nggak sengaja membaca fic ini._.

 

Advertisements

Responses

  1. Happy Birthday Jongwoon
    T_____T
    fic ini menyadarkanku mengingatkanku.. Kalau aku bahkan belum mengucapkan selamat ulang tahun padanya T.T
    aku tak ‘disini’ saat moment itu terjadi..
    Happy Birthday yesung oppa ❤
    jaga slalu kesehatanmu…

    • tak apa :’)

      dia pasti menjaga kesehatannya mumumu ~~

  2. […] [ Story ] […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: