Posted by: blackcloudies | October 4, 2012

[FF] – “342407 Dimensions” – part 8

Title : 342407 Dimensions

Author : DweeRae

Cast : Yesung/Siwon!break Yesung/Ryeowook slight!Henry/Ryeowook Zhoumi/Henry!later slight!Siwon/Kibum, Hangeng/Heechul, Kyuhyun/Sungmin, Eunhyuk/Donghae, Shindong, Kangin/Leeteuk

Genre : Sci-fi/fantasy/romance/family

Rating : PG17 added

Length : Chaptered

WARNING : Sho-ai — YAOI

 

Setelah menaiki kereta rel listrik. Yesung, Henry, Kyuhyun, Siwon dan Sungmin melanjutkan perjalanan mereka dengan sebuah bus mini. Dari stasiun Cheon-ahn, mereka akan menuju kesebuah perbukitan yang terdapat di desa bernama Cheonwoon. Perjalanan itu tidak jauh, hanya sekitar lima belas menit saja.

 

Dan akhirnya kelima pria muda itu turun dari bus lalu berjalan kaki menaiki bukit menuju kesebuah kuil kecil.

 

“Dingin sekali ya?” Henry memasukan kedua telapak tangannya kedalam saku sweeter. Udara di Cheon-ahn saat ini memang sedang dalam musim dingin.”Sepertinya semalam hujan salju.” Ujar Kyuhyun yang menyadari semua daun tanaman terlihat basah dan ada beberapa sisahan salju yang hampir meleleh.

 

“Sepertinya iya Kyu.” Jawab Sungmin. Kyuhyun hanya memperhatikan sekilas wajah Sungmin, setelahnya ia tak membalas apapun. Seakan mengabaikan.

 

Siwon memperlambatkan langkahnya.”I-itu gedung apa??” tanyanya heran.

 

“Itu kuilnya, memang di jaman kalian tidak ada kuil apa?” tanya Henry yang langsung berjalan paling awal menuju kuil bernuansakan warna berah batu tersebut.

 

“Wah itu yang namanya kuil? Unik sekali, di tempatku tidak ada kuil.” Siwon tertegun. Yesung hanya terkekeh, lalu menepuk pundak Siwon,”Ada untungnya juga kau tersesat di tahun ini.” Ucap Yesung lalu mengajak Siwon untuk menyusul Henry. Kyuhyun hanya bercelingak celinguk saja, tak mengerti dengan apa yang sedang di bicarakan.’Memangnya mereka datang dari jaman apa?’ benaknya.

 

.

.

.

.

.

 

“Tuan muda Kim!!” seorang nenek tua memanggil Ryeowook yang baru saja keluar dari sebuah rumah usang. Ryeowook memberi salam pada nenek itu.

 

“Ahh, kau sudah besar. Dulu masih sangat kecil.” Nenek tua itu menggenggam kedua lengan Ryeowook, menatap tak percaya pada sosok bocah laki-laki yang dulu pernah ia kenal.

 

“Anda Nenek Jung?” tanya Ryeowook yang masih sedikit mengenal rupa sang nenek tadi.

 

“Iya. Dulu aku bekerja di villa milik Appa-mu…” Nenek itu menghela nafas,”…Sayangnya villa itu sudah di jual ya?”

 

Ryeowook mengangguk,”Iya. Baru saja aku bertemu dengan Tuan yang membeli tanah. Villa kami terlalu banyak, Appa tidak sanggup mengurus lagi.” jawab Ryeowook.

 

Cuaca di tempat itu agak gelap karna mendung. Di tambah dengan lokasi perbukitan, membuat suasana di sana menjadi berhawa dingin.

 

“Mampirlah dulu kerumahku.” Ajak Nenek Jung, Ryeowook berfikir sebentar. Ia tak mungkin menolak tawaran orang yang pernah merawatnya dulu saat keluarganya tinggal di Cheon-ahn, tapi Ryeowook juga tak bisa berlama-lama di wilayah itu. Mungkin beberapa menit di rumah nenek Jung, Ryeowook masih bisa menyempatkan waktunya.

 

“Baiklah Nek.”

 

.

.

.

 

“Eh? Gerimis…” ucap Yesung yang merasa tetesan air dingin menjatuhi pipi nya. Ia telah selesai berobat.

 

Rintikan gerimis kecil itu perlahan berubah menjadi hujan ringan. Tapi bisa membuat Yesung dan kawan-kawan menjadi basah. Hingga akhirnya kelima pria itu meneduh sementara di bawah pohon besar.

 

“Yeeeyy! Hujan!” Kyuhyun satu-satunya orang yang bahagia atas turunnya hujan itu, berbeda dengan Sungmin dan Siwon yang sedikit cemas.

 

“Captain, bagaimana ini…hujan…nanti a-aku.” Sungmin berbisik pada Siwon, dan pria itu sedang memutar otaknya untuk mencari ide agar Sungmin tak terkena air hujan.

 

“Ada—apa?” tanya Yesung penasaran karna Siwon terlihat gelisah.

 

“Yesung…” Siwon membisikan sesuatu ketelinga Yesung,”…Sungmin harus di selamatkan. Kalau kepalanya terkena air hujan…aku takut nanti dia jadi—rusak.” Bisiknya.

 

“Mwo?!”

 

“Ah, Hyung kita harus segera pulang. Terpaksa harus hujan-hujanan menuju halte.” Ujar Henry. Yesung segera menggeleng,”Ja-jangan Hen, jangan! Kita tunggu saja sampai hujannya reda.” Jawab Yesung.

 

Kyuhyun langsung berkomentar,”Ha?! Nanti kita bisa kena petir Hyung! Itu gila.” Ujarnya.

 

Sungmin hanya terdiam kaku dengan sebuah tas hitam milik Siwon yang di taruh di kepalanya.

 

“Oke. Bagaimana kalau kita berteduh sebentar di rumah warga?” usul Siwon. Henry hanya ingin pulang, tapi karna kalah suara, akhirnya mereka memutuskan untuk mengikuti saran dari Siwon.

 

= = = = =

 

Rumah itu masih terlihat kuno, dengan bangunan khas seperti di masa dinasti Joseon. Banyak ruangan bersekat. Di salah satu ruangan itu, Ryeowook bersama Nenek Jung sedang menikmati teh hangat berdua.

 

“Hujannya jadi semakin besar.” Ujar Ryeowook memperhatikan cucuran air hujan yang jatuh.

 

“Dulu Tuan muda sering bermain hujan dengan Heejin –cucuku, sampai kalian berdua masuk angin.” Ucap Nenek Jung menceritakan kenangannya.

 

“Heejin-noona? Oh ya, sekarang dia dimana Nek?” tanya Ryeowook. Heejin adalah teman masa kecil Ryeowook.

 

Nenek Jung terlihat bersedih.”Heejin bersama kedua orang tua-nya, pindah ke Incheon. Mereka jarang kemari, hanya saat hari raya chuseok saja mereka kembali kerumah ini.” Jawab Nenek Jung.

 

“Berarti…Nenek sendirian di sini?”

 

Nenek Jung mengangguk,”Ya, seperti yang kau lihat. Suami ku sudah meninggal, anak, menantu dan cucu berada di Incheon.” Jawabnya.

 

Ryeowook melamun. Ia juga memikirkan keluarganya kelak.

 

Duk duk duk

 

Suara ketukan pintu rumah itu terdengar agak keras berbarengan dengan suara hujan yang turun sangat deras juga.

 

“Siapa itu? Apa—maling?” Nenek Jung ketakutan, karna jarang ada yang berkunjung kerumahnya. Kalaupun ada pasti tidak akan mengetuk pintu seperti itu.

 

Ryeowook berdiri dari duduknya,”Nek, tetaplah di sini. Aku yang akan bukakan pintu.” Ucapnya. Ryeowook pun berlalu menuju sebuah pintu yang tak jauh dari tempatnya berdiri di ruangan tadi. Ia segera membuka pintu kayu itu dengan hati-hati, ia juga waspada kalau memang si pengetuk pintu itu ternyata memang seorang maling.

 

Duk duk duk…

Ryeowook membuka pintunya dan belum ada satu menit ia sudah dikejutkan dengan lima orang pria yang berdiri di depan rumah Nenek Jung.

 

“RYEOWOOK???!” tiga dari lima orang itu memanggilnya dengan terkejut pula.

 

= = = = =

 

Yesung, Siwon, Henry, Sungmin dan Kyuhyun duduk berseberangan dengan Ryeowook –. Ternyata rumah yang mereka datangi adalah kediaman Nenek Jung yang kebetulan Ryeowook sedang bertamu di rumah itu.

 

Henry mencicipi teh hangat buatan Nenek Jung, lalu tersenyum memperhatikan awan gelap di luar,”Teh ini sangat manis, sama seperti hari ini…sangat manis.” Ucapnya berpuitis. Kyuhyun terkekeh, ia tahu apa maksud Henry barusan,”Benar-benar manis, karna ada seseorang yang menurutkmu sangat manis di sini.” Ucapnya. Dan Henry pun menatap sengit pada Kyuhyun.

 

“Kalian ini bicara apa sih dari tadi?!” gerutu Yesung yang tak mengerti.

 

“Tidak ku sangka kita semua jadi berkumpul di tempat ini.” Ujar Ryeowook dan Henry langsung membalas,”Mungkin ini takdir dari Tuhan.” jawabnya.

 

Ryeowook tersenyum dan mengangguk,”Mungkin iya…” lalu pandangan Ryeowook beralih pada sosok Yesung yang masih mengeringkan rambutnya dengan handuk putih,”…Kau sudah sehat Yesung-hyung?” tanyanya.

 

“Oh? Aku? Sudah…” jawab Yesung.

 

Henry menunjukan wajah sebalnya.

 

Di sebelah Yesung, Siwon sedari tadi memperhatikan Ryeowook dengan jeli. Ia pernah melihat pria mungil itu sedang mengobrol berdua dengan Yesung, dan itu membuatnya…penasaran.

 

“Kalian saling kenal ya?” tanya Siwon ingin tahu. Ryeowook mengangguk.”Dulu Yesung-Hyung dan Henry pernah menolongku dari preman jalanan. Lalu kita akhirnya berteman.” Jawab Ryeowook. Henry langsung berkomentar,”Sebenarnya Yesung-hyung hanya diam saja, tapi aku yang mengalahkan preman itu.” Ujarnya bangga.

 

“Tapi berkat kalian aku selamat. Kau dan Yesung-hyung…sangat berjasa.” Ujar Ryeowook, namun pandangannya hanya memperhatikan Yesung seorang.

 

Siwon semakin penasaran,’Dia menyukai Yesung?’ tanyanya dalam hati.

 

“Apa kau dan Yesung-hyung berpacaran?” tanya Sungmin tiba-tiba yang lantas membuat semua mata menatap tajam kearahnya.

 

Henry memukul lengan Sungmin sekali,”Kau ini bicara apa? Dasar ro—roly poly bodoh!” kesalnya, Kyuhyun malah tertawa,”Pacar? Tsk…”

 

Ryeowook menggeleng berbarengan dengan Yesung juga,”Tidak. kami hanya teman saja.” Jawab Ryeowook.”Iya, lagi pula Wookie sudah ku anggap adik.” Tambah Yesung dan Ryeowook agak termenung.

 

Entah kenapa jawaban itu membuat Siwon merasa senang,’Syukurlah…eh? kenapa aku jadi senang seperti ini?’ tanyanya dalam hati.

 

Nenek Jung datangan menghampiri mereka,”Kalian pasti kedinginan, Nenek sudah menyiapkan air hangat untuk kalian di kolam belakang. Mandilah, setelah itu aku akan menyiapkan makan malam yang lezat untuk kalian semua.” Ujarnya.

 

“MANDI BERSAMA??! Asyik!” Kyuhyun kegirangan, lalu memperhatikan Sungmin yang berada di sampingnya—wajah Kyuhyun memerah.

Advertisements

Responses

  1. Nanggung! ;;A;; berapa lama lagi ini akan d update? Can’t wait can’t wait! Kyaa kyaa *hyper*

    ini bocah2 pada cute semua yak ;-( boleh cubit pipinya satu satu? Gemezzzzz ><

    • doain ajah secepatnya >_<9 silakan cubit tapi gak boleh pipinya henry ._.

  2. Demi apa ini ff genius banget banget bangetttttt ><

    di tunggu part selanjutnya unnie yaaa hehe

    fighting !

    • muehehehe~ pujiannya arry gomawo :3
      ne~~

  3. Kereeeen banget…seruuuuu
    Update asap ne thor^^

    • neeee ‘-‘)9

  4. Baru nemu ni ff , ceritanya bagus >,< ditunggu updatetannya 😀

    • ciye nemuin (?)
      kkkkk~ ne gomawo udah rcl. wait nae~ 🙂

  5. Black Cloud, aku si Orange Cloud XD kkk *kalo inget*
    well, akhirnya updet juga XD walopun aku berharap ini lbh byk YeWook moment, tp YeWon moment tak apa XD
    chaps slnjtnya ditunggu :3

    • kkkk~ hallo orange!!:) ne semoga fic ini cepet kelar juga deh TvT

  6. wah, moga-moga si siwon sama sungmin ga cepet2 dijemput deh biar cintanya mekar dulu (emangnya bunga)!
    kutunggu updatenya ya Thor 🙂

    • Iya dong >.<
      ne tunggu yah chapter selanjutnya kkk

  7. Aku pernah baca ff ini udh lama banget ahh kangen pengen baca lanjutannya lagi..u.u
    anyway, thanks and please update please~ *puppyeyes*

    • ne xie xie (?) yo di tunggu yah… lagi ngeblank ini aka WB kkkk

  8. […] 8 […]

  9. KPN LNJTANYA NIH.WAH GA SBR AQ.

    • secepatnya TvT

  10. ff ne sbetulnya udah lama aku bc tpi mian gk review cz gtw gmn caranya#jduakk hehe*nyengir kuda*

    kapan ff ne diupdate chingu pengen tw gmn akhir hubungan yewon
    sibum momen blom ada ya?
    Mudah”an gda sibum mudah”an gda sibum*baca mantra*

    • ya o(╥﹏╥)o lagi writerblock.
      bakal ada sibum kok tapi nanti hikseu

  11. Kyu otak nya?
    Waduh hati nya wooky pasti sdkit skit d blng sungie kalo dia udh angp adik.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: