Posted by: blackcloudies | February 14, 2012

[FF] oneshot — CRY ON ME — Yesung/Ryeowook

Title : Cry On Me

Author : DweeRae

Cast : Yesung/Ryeowook

Genre : Romance

Rating : Teen

Length : Oneshot

Date : 2012-02-06

슈퍼 주니어

“Hyung!~” Ryeowook menoleh dari pinggir dinding kelas Yesung.

“Wook?”

Ryeowook memperhatikan seisi kelas Yesung yang sepi. Dan itu memberinya kesempatan untuk mendekati Yesung yang sedang duduk di bangkunya. Seorang diri.

Ryeowook duduk di samping bangku Yesung, lalu mengambil sebuah coklat batangan dan memperlihatkannya kehadapan Yesung.

“Untukku?” tanya Yesung yang mengira Ryeowook akan memberikan coklat manis tadi padanya.

Ryeowook menggeleng,“Hari ini aku dapat coklat dari Henry!~” ucapnya kemudian—dengan senyuman manis, senyum yang biasanya hanya di tunjukan Ryeowook ketika ia sedang merasa sangat senang.

“Apa bagusnya ? hanya sebuah coklat bermerek.” Cibir Yesung agak sebal.

Ryeowook terkekeh dengan suara kecil,”Kau pasti iri ya karna tak seorang pun memberimu coklat di hari valentine ini.” Ucapnya yang berhasil membuat Yesung kesal.

“Itu tidak penting sama sekali. Mau dapat coklat atau tidak, aku yakin semua orang menyukaiku.” Balas Yesung—Ryeowook malah tertawa geli.

Hari valentine ini, seisi kelas memang sepi jika jam istirahat sedang berlangsung. Kebanyakan murid pasti akan merayakannya di taman sekolah atau di atap gedung sekolah. Tapi untuk beberapa murid yang ‘Tidak merayakan’ valentine—mereka lebih memilih tetap berada di kelas dan berpura-pura tuli seakan tak mendengar kalau hari ini adalah hari kasih sayang.

“Coklat ini pasti manis Hyung, seperti aku.” Ucap Ryeowook yang sedari tadi memperhatikan coklat pemberian Henry tersebut.

Yesung menoleh dengan pandangan sedikit kesal,”Lebih manis gula, di bandingkan coklat itu atau kau!”

“Terserah! Kalaupun coklat ini rasanya pedas atau pahit, setidaknya aku dapat coklat valentine—dan kau TIDAK.” balas Ryeowook.

Mereka bertatapan agak sengit. Lalu dengan cepat Yesung mengambil paksa coklat yang berada di tangan Ryeowook. Pria itu berdiri menuju kedepan kelas.

“Kau mau coklatmu kembali?! Ambilah.” Ucap Yesung agak angkuh. Ryeowook pun berdiri pula dari duduknya dan menghampiri Yesung.

“Kembalikan! Itu tidak lucu!” tagih Ryeowook.

“NO WAY.” Ucap Yesung angkuh lagi. Ia segera berlari menuju luar kelas untuk membawa coklat itu kemanapun ia pergi, tapi sialnya Yesung terjatuh tepat di tengah pintu masuk kelas. Yesung lupa mengikatkan tali sepatunya dan membuatnya terjatuh.

“AKH Brengsek!” Kesal Yesung yang kemudian duduk menyender pada dinding pintu kelas. ia melihat ada tetesan darah yang terbekas di tempatnya terjatuh tadi. Darah itu menetes dari pergelangan tangan Yesung bagian kanan yang tergores cukup dalam karna terbesit metal alumunium pintu. Di samping darah yang terlukis itu, sebuah coklat sudah terlihat tak melezatkan lagi. Coklat itu terbagi menjadi dua bagian yang tidak rapi dan satu bagiannya sudah tak bebentuk coklat. Hancur.

Ryeowook berjalan kecil mendekati tempat Yesung yang sedang duduk menyender. Dari wajahnya, Ryeowook terlihat sangat bersedih.

“Ryeo—wook-ah, maaf aku tadi hanya bercanda, co-coklatmu jadi rusak karna terbentur pintu, maaf oke?” ucap Yesung yang merasa tak enak hati karna telah merusakan coklat valentine yang di terima Ryeowook.

Ryeowook tak menyahut.

“A-aku akan mengganti coklatmu besok. Aku akan beli yang lebih besar dan banyak.” Ujar Yesung lagi.

Ryeowook masih tak menjawab apapun. Perlahan pria mungil itu menangis dengan bisu, membiarkan buliran air matanya terjatuh secara perlahan. Membasahi pipi hingga lehernya.

“Maafkan aku Wookie.” Lirih Yesung yang merasa sangat bersalah.

Ryeowook berlutut di samping Yesung. Ia masih menangis.

“Tanganmu terluka Hyung.” isaknya dengan nada kecil.

“Uh?” Yesung memperhatikan wajah Ryeowook yang tertekuk itu.

“Tanganmu Hyung tanganmu.” Ucap Ryeowook lagi yang di lanjutkan dengan tangisan bising dari pria itu.

“Ryeowook-ah…”

Yesung tidak tega membiarkan Ryeowook menangisi dirinya, ia merangkul Ryeowook dan membiarkan pria mungil itu bersender pada bahunya,”Aku baik-baik saja Wookie. Jangan menangis.” Ucapnya. Ryeowook menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan—masih menangis deru.

“Tapi…coklatmu jadi rusak Wookie.” Tambah Yesung dengan tangan terluka ia mengambil coklat yang hancur itu.

“Aku tidak peduli dengan coklatnya, aku hanya tak ingin kau kenapa-kenapa.” Ujar Ryeowook lagi yang membuka wajahnya dan memperlihatkan betapa merahnya kedua mata dan hidungnya tersebut.

Yesung tersenyum padanya dan lebih mengakrabkan lagi rangkulan tersebut,”Menangislah…tangisi sampai kau puas. Itu akan membuatku semakin menyayangimu.”

Selain coklat, cincin, bunga mawar.

Tangisan adalah lambang cinta yang paling berharga.

슈퍼 주니어

END

PS : This fic is special for my bestie CLODIRA JULIAN

 

Advertisements

Responses

  1. hiks,,, so sad dialogue

  2. Like this Ff

    • thankyu 😉

  3. So sweet 😥 hiks

    • 😉

  4. Suka FF ni 🙂
    Lanjut’in aj bih pnjg pxti seru :’)

    • thankyu ^^


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: