Posted by: blackcloudies | January 22, 2012

FF — Super Fantasy Before Midnight 2

Title     : Super Fantasy Before Midnight 2

Subtitle: Evil and The Pumpkin

Author : DweeRae

Genre  : Romance/Fluff/Fantasy

Rating : PG17

Cast      : main!Yesung/Siwon, friend!Yesung/Shindong, slight!Kyuhyun/Sungmin

Disclaimer : The casts are belong to themselves. The fics is mine. Dweerae-

 

Warning : This is YAOI content.  And NC ADDED!!! TYPO too

A/N : about YEWON! I don’t know who is SEME//Uke in this story~ about KYUMIN, Kyu is Seme ofc, and Ming is uke XD always~cari tauk ajah~ dan, tolong baca ulang warningnya XD

 

슈퍼 주니어

“Do you like coffee?” tanya Shindong pada sahabatnya Yesung yang sedang duduk di seberang meja bar, termenung. Tangan kirinya menahan dagunya sendiri, seperti orang lemas.

“Suka. Tapi sedang tidak mau.” Jawabnya pelan.

Shindong merasa ada sesuatu yang sedang Yesung fikirkan, perasaan galau.

“Yesung-ah, ada apa dengan mu? Kau seperti seorang istri yang sedang di tinggal suami ke luar negeri saja.” Tanya Shindong sedikit bergurau untuk membuat Yesung tersenyum. Tapi, Yesung tetap pada wajah tanpa ekspresi nya.

“Yesung-ah, Yesung-ah…” panggil Shindong berulang kali. Dalam fikirannya, Shindong takut bahwa sahabat –yang pernah bekerja menjadi barista di kafe yang sama itu pula, akan terasuki setan. Dalam istilah lain, kesurupan.

“Aku sebal pada Siwon!!!” akhirnya Yesung membuka mulut.

슈퍼 주니어

Masih di kafe yang sama, namun kali ini di tempat duduk berbeda. Yesung menceritakan semua permasalahannya pada Shindong, semuanya. Tentang mengapa ia terlihat murung, tentang semua kekesalan yang bersembunyi di dalam hati. Karna Siwon seorang.

“Oh, jadi kau merasa Siwon sudah tidak menyayangimu lagi?” Shindong yang duduk di kursi kayu bersama Yesung di sampingnya,  telah mengerti dengan semua permasalahan yang di ceritakan Yesung kepadanya.

Yesung menunduk sedih,”Iya, sepertinya dia sudah tak menyukaiku lagi. Sifatnya sudah berubah padaku, tidak seromantis dulu.” Jawabnya.

“Mungkin itu hanya fikiranmu saja, kau tahu kan kekasihmu itu sangat sibuk.” Ujar Shindong mencoba membela Siwon.

Yesung menggeleng tidak setuju,”Aku rasa dia benar-benar sudah tidak ada rasa lagi denganku. Aku tahu dari sikapnya yang sekarang.” Jawabnya.

Shindong melipat kedua lengannya,”Lalu, perubahan yang kau maksud itu seperti apa? dia benar-benar seperti bukan dirinya lagi?” tanya Shindong meminta penjelasan.

Yesung menghela nafas,”Biasanya saat ia pulang larut malam, kami selalu mengobrol berdua sampai pagi. Tapi sekarang, Siwon langsung pergi kekamar untuk tidur…”

“…Lalu, biasanya pagi hari Siwon sudah menyiapkan coffee dan sandwich special untukku, tapi sekarang sudah jarang. Sekarang, karna kesibukan di kantor nya, kami jadi jarang meluangkan waktu untuk menonton film bersama atau berjalan-jalan keluar.” Tambah Yesung.

“Aku rasa, Siwon hanya sedang di sibukkan dengan aktifitas padatnya, tapi bukan berarti dia tidak menyayangimu lagi Yesungie.” ucap Shindong mencoba memberi saran. Baru sedetik Shindong berkata demikian, Yesung langsung menatap Shindong dengan antusias,”Yesungie!!!” ucap Yesung memanggil nama panggilannya sendiri,”Siwon juga sudah jarang memanggilku seperti itu lagi!” tambahnya dengan kesal.

슈퍼 주니어

Hampir tengah malam Yesung kembali ke rumah sederhananya. Karna rindu suasana kota seoul, Yesung sengaja pulang dengan subway. Dan membuat perjalanan pulangnya menjadi lama.

.

“Engh? Siwon…” panggilnya melihat sosok Siwon yang sudah berada di ruang tamu, menatapnya kesal dan bertolak pinggang.

“Kemana saja kau? Kenapa jam segini baru pulang? Kau tahu kan aku tidak suka sendirian di rumah, takut.” Ucapnya dengan bertubi-tubi.

“Engh, aku dari tempat Shindong.” Jawab Yesung yang baru saja menutup kembal pintu rumah.

“Kenapa ponsel mu di matikan? Aku menghubungimu beberapa kali tapi tak aktif.” Tanya Siwon lagi.

Yesung berjalan pelan menuju ruang tamu,”Ponselku low battery.” Jawabnya dengan tenang dan semakin membuat Siwon kesal saja.

“Ya Yesung-ah! Aku mencemaskanmu, tapi kenapa kau bersikap biasa seperti itu.” Siwon menarik lengan Yesung agar kekasihnya  itu mau menatap wajahnya.

Yesung membuang nafasnya dengan amat berat,”Lalu aku harus bagaimana?” tanyanya.

Yesung menarik lengannya yang berada dalam genggaman erat tangan Siwon.”Bukannya kau juga selalu seperti ini?!!” ucap Yesung yang kali ini mengambil kesempatan untuk mengeluarkan benak yang ada di fikirannya.

“Yesung…” Siwon pun terdiam.

Yesung menatap Siwon dengan dingin,“Aku juga selalu cemas jika menunggumu pulang dari kantor sampai larut malam, tapi kau selalu bersikap cuek. Dan kau tahu kan rasa nya tidak enak berada sendirian di dalam rumah, jadi kuharap kau bisa merasakan apa yang kurasakan. Kau!!!” Yesung melegakan nafasnya yang sesak. Sedangkan Siwon masih diam –berdiri mematung, dan mencerna semua ucapan Yesung terhadapnya.

“Jadi, selama ini aku seperti itu ya?” tanyanya seorang diri.

Yesung menatapnya sekilas,”Siwon, kau tidak sadar kalau belakangan ini sikapmu berubah. Kau terlalu sibuk dengan duniamu. Kau seperti tidak menganggap keberadaanku.” Lirih Yesung.

Siwon menunduk, faham.”Maafkan aku.” ucapnya.

“Maaf.” Ucapnya untuk kedua kali.

Siwon menarik tubuh Yesung dan memeluknya, menenggelamkan kepalanya pada leher Yesung,”Maaf maafkan aku, sungguh maaf.” Ucapnya beberapa kali meminta permohonan maaf pada Yesung.

“Siwonnie…”

슈퍼 주니어

Yesung terduduk di atas ranjang, menyelimuti kakinya yang bersila dengan selimut tebal. Dan, menuggu Siwon yang berada di luar kamar.

‘Jangan tidur dulu sebelum aku kembali, oke.’ ucap Siwon kepadanya beberapa menit lalu. dan membuat Yesung masih terjaga di tengah malam ini.

Duk duk duk,

Suara ketukan pintu beberapa kali sebelum Siwon membukat pintu kamar yang ia ketuk barusan. Pria tampan itu membawa sebuah nampan yang berisi dua gelas susu dan sepiring sandwich buatannya sendiri.

“Untukmu.” Ucapnya,”Aku baru sadar kalau kemarin sudah jarang membuatkan mu sarapan.” Tambahnya, membuat Yesung menahan senyum.

Yesung menggigit sepotong sandwich tersebut, lalu menenggak beberapa tenggukan susu hangat buatan Siwon dan membuat mulutnya sedikit ceremotan. Siwon membersihkan cairan susu yang tersisa di bibir Yesung dengan selimut,”Kau ini seperti anak kecil saja.” Guraunya.

“Dan kau seperti baby sitter ku.” balas Yesung.

“Haa?! Aku terlalu tampan untuk menjadi seorang baby sitter mu.”

Mereka berdua tertawa kecil, dengan iseng Yesung memukul kepala Siwon dengan boneka kura-kuranya, sedangkan Siwon membalas memukul kepala Yesung dengan boneka kudanya.

슈퍼 주니어

Malam ini mereka akan menghabiskan waktu bersama. Sampai pagi. Seperti dulu saat malam weekend menjelang.

“Siwonnie, bacakan dongeng untuk ku yah?” pinta Yesung dengan manja.

Mood Siwon malam hari ini berbeda dengan biasanya,”Tidak mau.” Jawabnya.

Yesung memasang wajah cemberut,”Kenapa?  Biasanya kau kan langsung mengiyakan permintaanku itu.” balas Yesung, ia menarik lengan Siwon,”Ayolah bacakan aku dongeng, sudah lama kau tidak membacakan dongeng untukku.” Pintanya dengan sangat.

Siwon malah tersenyum dan membuat kedua lesung pipitnya terlihat sangat manis.

“Aku tidak mau. Aku hanya ingin memandangmu seperti ini. Rasanya sudah lama aku tidak melihatmu Yesungie.” jawabnya yang membuat Yesung terdiam, speechless.

“Err, bagaimana kalau kau saja yang menceritakan sebuah dongeng untukku.” Usul Siwon.

“Aku?”

Siwon mengangguk senang,”Iya kau. Jadi ada dongeng di malam hari ini, dan aku juga masih bisa memandangi wajahmu. Aish, kau pasti lucu jika sedang bercerita. Ekspresi mu itu.” ujar Siwon dengan memberikan cubitan kecil di kedua pipi chubby Yesung.

Awalnya Yesung ragu, hingga akhirnya pria pecinta kura-kura tersebut mengiyakan usulan Siwon.

슈퍼 주니어

“Evil and The Pumpkin.” Yesung membaca judul pada dongeng yang akan mereka baca. Sebuah cerita klasik yang akan menemani malam mereka berdua.

Bukan cerita yang romantis di awalnya, tapi cerita itu mampu membuat Yesung dan Siwon berimajinasi mendeskripsikan alur ceritanya.

Dongeng itu berlatar jaman dahulu kala, bukan era modern seperti dongeng Cinderella dan His Umbrella yang pernah Siwon bacakan untuk Yesung. Tapi dongeng kali ini benar-benar mengambil alur cerita masa lampau.

Dengan masa-masa dinasti kerajaan korea masa lalu, cerita ini di mulai dari kisah seorang pangeran tampan. Calon penerus tahta kerajaan.

“Dia lebih tampan dariku?” tanya Siwon pada Yesung tentang keperawakan pangeran yang di ceritakan tersebut. Yesung mengangkat kedua bahunya,”Entahlah, tapi menurutku dia masih kalah dengan ketampananku.” Jawab Yesung dengan narsis.

Yesung kembali menceritkan dongeng tersebut. Tentang bagaimana kebaikannya pada rakyat di sekitar kerajaan. Dia adalah sosok pangeran yang sangat pantas untuk menjabat menjadi kaisar. Mengganti sang Ayahanda.

“Prince Kyuhyun!.” Seorang ajudan kerajaan memanggil nama pangeran tadi yang sedang asyik belajar di balai perpustakaan, dekat dengan istananya. Dengan kostum hanbok berwarna biru muda, pangeran Kyuhyun benar-benar terlihat mempesona bagi siapa saja yang melihatnya.

“Ada apa? kenapa tergesa-gesa seperti itu?” tanya pangeran Kyuhyun kepada sang ajudan yang terlihat terburu-buru akan sesuatu.

“K-kaisar…” ajudan itu ketakutan, keringat bercucuran menuruni lehernya,”Kaisar, telah meninggal dunia.” Tambahnya lagi dengan jelas. Pangeran Kyuhyun langsung berdiri dari duduknya, shock dan tidak percaya.

“Ayahanda.”

TUP

Yesung menutup buku dongeng yang sedang ia ceritakan, ia menghela nafas.

“Ada apa? kenapa tidak di lanjutkan ceritanya?” tanya Siwon heran, Yesung menatapnya dengan lesu,”Aku tidak tega melanjutkan cerita ini. Kasihan sekali Prince Kyuhyun, hidupnya akan berubah setelah kematian sang Kaisar.” Jawab Yesung yang memang sudah hafal dengan dongeng tersebut.

Siwon hanya terkekeh,”Ck, itu kan hanya dongeng. Jadi ayolah, ceritakan lagi kelanjutannya.” Pinta Siwon.

Yesung menangguk dan membuka kembali buku dongeng tersebut. Dan, menceritakan kembali kisah Pangeran Kyuhyun yang sedang mengalami kesedihan tersebut.

“Ayahanda!!!” pangeran Kyuhyun berjalan cepat mendekati makam Kaisar. Ia menahan tangisannya, karna Kaisar pernah berkata bahwa seorang putra mahkota tidak boleh menunjukan air matanya kehadapan banyak orang.

“Ayahanda.” Panggilnya beberapa kali pada sosok pria tua yang sudah tak bernyawa di dalam peti mati berlapiskan emas tersebut.

Pangeran Kyuhyun benar-benar merasa sedih. Ia juga merasa kesepian sekarang. Ibundanya, sang permaisuri telah meninggal saat Kyuhyun di lahirkan. Dan ia tak punya adik maupun kakak kandung. Sekarang sang Ayah telah berpulang ke surga. Itu membuatnya semakin sedih.

“Prince Kyuhyun, mulai sekarang anda adalah Kaisar di kerajaan kita ini.” Seorang penasihat kerajaan menghampirinya, dengan membawa sebuah mahkota raja.

“Aku Kaisar?”

Penasihat kerjaan itu menangguk mengiyakan pertanyaan Pangeran Kyuhyun barusan.

“Menggantikan tahta. Izinkan hamba menyematkan mahkota ini untuk anda yang mulia.” Ucap penasihat kerajaan tersebut. dan Kyuhyun menunduk mengerti.

Belum sempat mahkota itu di sematkan ke kepala Pangeran Kyuhyun, sebuah tangan mengambil mahkota itu.

“Aku Kaisarnya, bukan dia.” Ucap seseorang itu, lalu belum sampai semenit, mahkota tadi sudah terhias di kepalanya.

“Leeteuk Hyung?”

Pria itu tersenyum sinis,”Jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi. Mulai sekarang, panggil aku Kaisar Leeteuk.” ucapnya.

“Kaisar Leeteuk.” tambahnya mengulang.

Kyuhyun menautkan kedua alisnya menandakan tidak mengerti,”T-tapi, seharusnya aku yang menjadi Kaisar.” Ucap Kyuhyun mencoba membela hak nya.

Kaisar Leeteuk, yang merupakan kakak tiri pangeran Kyuhyun itu memandang dengan tatapan tajam. Mereka berdua memang tidak akrab dari kecil.

“Walau aku di lahirkan dari seorang Selir raja, tapi secara tahta, aku berhak pula mendapatkan jabatan besar ini. Bagaimanapun, aku di lahirkan lebih awal darimu, jadi…” Kaisar Leeteuk berdiri mendekati peti,”Aku adalah keturunan pria pertama yang lahir di istana ini.” Tambahnya.

Kyuhyun marah dalam hati. Ia tak setuju dengan keputusan itu. Kyuhyun berdiri membalas tatapan tajam kearah Kaisar Leeteuk,”Tapi aku di lahirkan dari darah murni Raja dan Ratu.” Ucapnya yang membuat Kaisar Leeteuk tersinggung dan murka.

“KAU!!!”

“Usir dia dari istana ini.” Titah Kaisar Leeteuk.

TUP

Untuk kedua kalinya Yesung menutup buku dongeng tersebut.”Andai aku ada di dalam cerita itu, pasti aku akan membela prince Kyuhyun. Kasihan dia.” Ucapnya merasa iba.

“Eh? Kalau kau ada di dalam ceritanya, kau pasti yang akan menjadi Kaisar-nya.” Balas Siwon bergurau.

“Kaisar?” Yesung menggelengkan kepalanya,”Mengurusmu saja aku sudah kewalahan Siwonnie, apalagi kalau akau harus mengurus ribuan rakyat kerajaan.” Tambahnya.

“Ja-jadi, selama ini aku merepotkanmu ya?”

“Engh, kadang-kadang.”

Entah kenapa Yesung merasa tak enak pada Siwon, apalagi dilihatnya kini Siwon sedang terdiam menatapnya dengan datar,”T-tapi, a-akan lebih merepotkan lagi kalau kau tak ada di sampingku, Siwonnie.” Ucap Yesung mencoba membenahi kata-katanya.

Siwon tersenyum kemudian meraih telapak tangan kanan Yesung dan mencium punggung telapak tangannya,”Thanks Prince Yesung. I love you.” Ucapnya.

“Aku, juga mencintaimu Siwon.” balas Yesung. Susana hampir tengah malam itu berubah menjadi romantis. Siwon mendekatkan wajahnya pada wajah Yesung. Mereka berdua hampir,

“OH! Ha-hampir saja lupa dengan dongengnya.” Ucap Yesung tiba-tiba dan menggagalkan usaha Siwon yang ingin memberikan Yesung sebuah ciuman lembut.

슈퍼 주니어

Masih di ranjang yang sama, Siwon menyenderkan punggungnya pada dinding dengan kepala yang ia baringkan ke bahu Yesung –yang berada di sebelahnya.

Sudah tengah malam rupanya, tapi mereka berdua belum juga tertidur. Sebuah cerita dongeng kolosal masih Yesung ceritakan, tentang seorang pangeran bernama Cho Kyuhyun yang lahir di era zaman tiga negara, atau tiga han.

Setelah di usir dari istana, pangeran Kyuhyun kini terkatung-katung di tengah hutan yang lebat. Tidak ada apa-apa yang dilihatnya, hanya pohon dan pohon.

Beruntung Kaisar Leeteuk tidak membunuhnya atau mengasingkan Kyuhyun ke negara lain. Hanya mengusirnya dari istana.

“Aku lapar.” Gumamnya menahan rasa lapar karna sudah dua hari ia belum makan apa-apa. Dan rasa lelah yang timbul karna perjalanannya menusuri hutan yang luas tersebut semakin membuatnya kelaparan.

“Apa, tidak ada yang bisa ku jadikan makanan?” tanyanya seorang diri. Pandangannya memperhatikan kesegala penjuru hutan, mencari beberapa pohon yang dikiranya bisa ia manfaatkan buahnya untuk di makan.

Baju hanbok putihnya sudah terlihat lusuh, dengan beberapa bercak coklat bekas tanah, membuat Pangeran Kyuhyun kini terlihat seperti seorang pengemis jalanan. Dirinya tak menyangka kalau nasib hidupnya akan berubah drastis menjadi seperti sekarang.

Pangeran Kyuhyun terdiam sejenak, menatap datar tanah merah yang ia pijaki. Sedih.

Ia memikirkan sang Ayahanda, dan juga istana. Ia ingin kembali. Namun niatan itu telah di kubur dalam-dalam, karna baginya sangat percuma kalau Pangeran Kyuhyun kembali ke istana yang megah itu dengan harus menjalani hidup seorang diri, tanpa keluarga-nya.

“Aku lapar.” Dan itu yang sedang Kyuhyun rasakan, lapar. Seorang Kyuhyun.

슈퍼 주니어

Hari sudah pagi kembali, Kyuhyun berhasil menahan rasa lapar itu. Tapi tidak yakin untuk hari ini,”Aku harus mencari makanan.” Ucapnya.

Dengan berbekal nekat ia menusuri hutan itu, seorang diri. Mencari makan dan tempat tinggal. Ia sudah tak peduli dengan kerajaan, yang ia fikirkan sekarang hanyalah melanjutkan hidup. Bagaimanapun cara tempuhnya.

Hutan akan menjadi kawannya, dan serigala menjadi anak buahnya, itu Kyuhyun di masa mendatang.

슈퍼 주니어

Enam tahun berlalu dan Kyuhyun kini telah menjadi penguasa hutan yang hebat. Ia pandai memanah dan bermain pedang. Ia tak segan-segan membunuh siapa saja yang menghalangi jalannya. Evil, julukan barunya.

Kyuhyun suka menjelajahi daerah baru, ia selalu berkelana dengan siapa saja yang selalu ia paksa untuk di jadikannya budaknya. Dan kini ia berada di ‘Pulau Woon’ sebuah pulau pelosok yang berada jauh di negara choseon. Setelah membuat pemberontakan di wilayah yang berada di pulau itu, Kyuhyun kini memulai harinya sebagai raja di pulau itu.

“Apa itu?” tanya pangeran Kyuhyun pada budaknya suatu hari, ia heran dengan sebuah gunungan besar bebentuk batu yang terlihat sangat jelas dari padepokan tempatnya tinggal.

“Itu bukit batu perak.” Jawab sang budak.

“Bukit batu perak?”

“Iya. Itu adalah bukit indah dan asri di pulau woon ini, kalau pagi hari terlihat seperti bukit biasa, tapi kalau malam hari akan terlihat seperti ada percikan perak di tanahnya.” Sang budak menjelaskan.

Kyuhyun masih memperhatikan bukit batu perak itu dari kejauhan, dan membuatnya penasaran.

슈퍼 주니어

Sendiri, Kyuhyun pergi ke tempat yang di jelaskan sang budak kepadanya tadi. Ia ingin membuktikannya sendiri, malam ini juga. Dan benar, Kyuhyun kini sedang berdiri di tanah yang ia lihat seperti hamparan perak berkilau. Ia tersenyum, baginya ini tidak indah, tapi lebih dari itu. Sangat indah. Apalagi dengan bulan terang yang bersinar di tengah langit malam itu. Membuat kilauan itu menjadi lebih mewah,”Waw.” kagumnya.

“ Waw.” Yesung mengulang ucapan kekaguman seperti Kyuhyun.

“Waw? Untuk apa?” tanya Siwon tak mengerti.

Yesung tersenyum dengan fikirannya membentuk sebuah imajinasi,”Andaikan bukit itu benar ada, aku ingin sekali kesana Siwonnie.” Jawabnya berangan-angan.

Siwon menyipitkan matanya,”Benar kau ingin ke bukit yang seperti itu?” tanyanya lagi dan Yesung mengangguk.

“Itu mudah sebenarnya, apalagi di era modern seperti sekarang. Dan, uang.” Ujar Siwon.

Yesung menatap Siwon bingung,”Huh? Maksudmu?” tanyanya.

“Aku, bisa membuang setengah dari tabunganku untuk membuat,” Siwon menaikan kedua bahu-nya,”Sesuatu yang kau bilang tadi, bukit dengan hamparan perak. Itu murah.” Ujar Siwon, sedikit sombong.

“What?! Murah? Bagimu murah, tapi bagi banyak orang lain itu mahal Siwon. Jangan jadi orang yang sombong.” balas Yesung.

Siwon menggeleng,”Itu akan menjadi murah kalau kau yang meminta…”

“…Percayalah, semua akan menjadi murah untuk orang yang kita cintai. Itu pengorbanan.” Tambahnya.

Yesung terdiam, mungkin merasa tersentuh?

Tuk tuk,

Siwon mengetukan jari telunjuk nya pada buku dongeng yang Yesung sedang bacakan,”Ayo, lanjutkan.” Pintanya.

Yesung melanjutkan lagi dongeng itu, masih pada sosok Kyuhyun yang terpesona pada indahnya alam yang Tuhan ciptakan.

Karna hari semakin malam, Kyuhyun tak ingin berlama-lama di bukit itu.

‘Aku akan pulang, tapi esok aku akan kemari lagi.’ Ucapnya dalam hati. Dan, ia mulai berjalan pulang.

“AISHH!” Kyuhyun mengutuk pada gelapnya malam ketika kakinya tak sengaja menabrak sesuatu, yang agak keras. Baru saja beberapa meter Kyuhyun turun dari bukit yang indah itu, dan kini ia menjadi kesal pada sesuatu.

Kyuhyun terdiam memperhatikan apa yang menabrak kakinya hingga membuatnya sedikit kesakitan.

“Labu?” tanyanya melihat sesuatu itu.

“Pumpkin.”

슈퍼 주니어

Kyuhyun pulang ke padepokan dengan mendekap sebuah labu orange besar di dadanya,”Besok aku akan memakannya.” Ucapnya seorang diri.

Ia memasuki kamarnya, lalu menaruh labu itu di atas meja. Ia berniat akan memakan labu itu dalam bentuk sup atau makanan olahan lain besok, dan alasan menaruh labu itu di dalam kamar adalah karna Kyuhyun takut kalau semua budaknya akan memakan labu itu duluan sebelum dirinya.

Dan, pagipun menjelang.

“SIAPA KAU?!” ucapan pertama yang Kyuhyun katakan di hari ini, saat dirinya terkejut melihat seorang pria manis, duduk di meja –tempat ia menaruh labu nya, dan pria itu berpenampilan aneh, dengan hanbok putih tanpa hiasan dan sebuah topi orange berbentuk, labu?

Kedua mata Kyuhyun terbelalak membulat, dan ketakutan,”Siapa kau?! Kenapa kau bisa memasuki kamarku?!” tanyanya lagi. Kyuhyun langsung berjalan mendekati pria itu. berdiri di hadapannya.

Pria itu masih terdiam saja duduk di meja yang sama seperti tadi.

“Labu ku?! kemana labu ku?! kau mencurinya?” tanya Kyuhyun geram.

Pria itu menggeleng pelan, lalu menyodorkan lengannya,”Ini, makanlah aku Tuan.” Ucapnya dengan suara lembut.

“Memakan kau?”

Pria itu mengangguk dengan wajah polos,”Iya, kau bilang hari ini ingin memakan aku.” jawabnya ramah.

Kyuhyun bingung dengan sejuta pertanyaan memburu otaknya,”Maksudmu apa?” salah satu pertanyaan Kyuhyun.

“Aku labu mu…”

Pria itu tersenyum kecil,”Aku labu yang kau bawa semalam dari bukit batu perak.” Ujarnya memberitahukan identitas sebenarnya.

“SUNGGUH?! tidak mungkin!!” Kyuhyun tak percaya.

“Aku tidak berbohong.” Balas pria itu, lalu turun dari duduknya dan mendekatkan tubuhnya pada Kyuhyun,”Kalau tidak percaya, cium saja harum tubuhku. Pasti akan tercium wangi labu.” Ujarnya lalu melepas topi yang ia kenakan.

Kyuhyun gugup dan canggung.

“Ayo.” Pria yang lebih pendek dari Kyuhyun itu menaruh kepalanya di dada Kyuhyun, hingga membuat tengkuk lehernya terlihat, dan dengan mudah bisa Kyuhyun rasakan harum tubuhnya.

“Labu.”

Kyuhyun menatapnya. Dan pria itu membalasnya, mereka saling bertatapan.’Kau ini siapa sebenarnya?’ tanya Kyuhyun dalam hati.

Dan,

Siwon menatap Yesung yang sedang berseri-seri,”Kau kenapa?” tanyanya pada Yesung. Yesung menggelengkan kepalanya pelan,”Aku hanya membayangkan betapa romantisnya mereka.” lalu jawabnya.

“Romantis?”

“Iya, pertemuan Kyuhyun dan Sungmin itu sangat romantis.” Jawabnya dengan tersipu malu.

Siwon mengulang nama yang Yesung ucapkan tadi,”Sungmin?”

Dan Yesung pun tertawa karna Siwon belum tahu dengan kelanjutan cerita Evil and the pumpkin itu,”Iya, labu itu bernama Sungmin.” jawab Yesung dan membuat Siwon faham.

“Tsk, kau fikir seperti itu romantis ya?” tanya Siwon dan Yesung mengangguk mengiyakan sebuah jawaban.

“Ayo kita coba.” Ucap Siwon tiba-tiba dan sedetik kemudian wajahnya sudah berada di belakang tengkuk Yesung.

“Kau wangi, dan wangi yang ku sukai di dunia ini.” Lirihnya pelan.

Terasa hangat berhembus yang Yesung rasakan di lehernya,”Siwonnie, aku geli.” Ucap Yesung pelan mencoba mengamankan leher belakangnya itu.

“Ya.” Siwon melepaskan Yesung-nya, dengan raut wajah malas.

슈퍼 주니어

Dongeng pun terlanjutkan. Hari-hari dalam cerita itu pun terlanjutkan.

Ini sudah hari ketujuh semenjak Kyuhyun mengenal sosok Sungmin, si labu yang ia bawa pulang untuk di makan, rencananya.

Sudah tujuh hari pula Sungmin merasa sebal dengan pria bermata elang tersebut.

“Kenapa kau berbohong?!” tanya Sungmin dengan raut wajah miris, seseorang yang ia tanyakan tentu saja adalah Kyuhyun, yang sedang asyik menyantap makan siangnya di seberang meja Sungmin.

“Apa nya yang berbohong?” balas tanya Kyuhyun dengan isi mulut yang hampir penuh dengan nasi dan kimchi.

“Katanya,  mau memakan diriku. Ayo makan.” Jawab Sungmin membuat Kyuhyun menghentikan santapannya. Ia menatap Sungmin dengan beku.

Sungmin memperhatikan Kyuhyun dengan serius,”Dewa akan marah kalau kau melanggar janjimu?! Aku ini hanya tanaman yang di beri nyawa seperti manusia, dan…” Sungmin melegakan nafasnya, lalu menyenderkan punggunggnya pada sanggahan kursi. Lemas.

“…Dan, kau tuan-ku, yang menyelamatkan aku dari gelapnya bukit. Kau sudah berjanji akan memakanku, aku rela.” Tambah Sungmin.

Kyuhyun meletakan kedua sumpit yang ia pakai untuk makan, lalu meminum air putihnya.

“Kau! Sungguh ingin ku—makan???” tanyanya dengan pandangan aneh.

“Dewa akan marah padamu, kalau kau tidak menepati janji. Aku rela di makan asal tuan merasa kenyang.” Jawab Sungmin lalu tersenyum ramah.

“Itu gila! Aku ini manusia, dan harus memakanmu yang juga manusia?” Kyuhyun merasa tak habis fikir dengan ucapan Sungmin.

“Aku sengaja meminta kepada Dewa agar tubuhku di ubah jadi manusia, karna manusia kan mempunyai daging. Jadi, ku fikir kau bisa kenyang tuan.” Balas Sungmin.

“Tidak mau! Kau sekarang ini adalah budakku!”

Sungmin cemberut dengan ucapan Kyuhyun barusan yang ternyata hanya menganggap dirinya adalah sebagai seorang budak saja, padahal Sungmin ingin di anggap dirinya adalah tanaman labu milik Kyuhyun, dan tanaman itu perlu di manfaatkan oleh si pemiliknya.

“Aku ini lezat.” Ucap Sungmin, kemudian ia bangun dari bangkunya, berjalan pelan kearah Kyuhyun dan memeluk leher Kyuhyun dari belakang,”Makan aku ya? Jadi kau tidak akan berdosa.” Ucapnya pada telinga Kyuhyun.

Hangat dan nervous, itu yang di rasakan Kyuhyun saat Sungmin memeluknya. Hembusan nafas Sungmin terasa menerpa lehernya, ada perasaan aneh di hati Kyuhyun.

“Lepaskan aku Min.” ujar Kyuhyun dengan suara rendah.

“Tidak akan, sebelum kau memakan aku.”

Kyuhyun benar-benar sesak sekarang, jantungnya berdegup amat kencang. Nafasnya tak beraturan, jelas sekali kalau Kyuhyun merasa gugup dengan tingkah Sungmin.

Kyuhyun terdiam sejenak, baru menyadari sesuatu. Kenapa ia selalu menjadi gugup jika Sungmin berada beberapa sentimeter di dekatnya, atau jika mereka berkontak fisik secara langsung. Sungmin yang selalu bisa membuat ke iblisan Kyuhyun meluluh, dan Sungmin yang tanpa sadar membuat hari-hari Kyuhyun belakangan ini menjadi berbeda.

‘Tapi itu bodoh kalau aku harus memakan dirimu Sungmin.’ ucapnya dalam hati.

“Yang terpenting, Tuan memakan aku, dan Tuan tidak dosa, lalu aku akan kembali kesurga.” Ujar Sungmin.

“Memakanmu, agar kau bisa kembali kesurga?” tanya Kyuhyun di sertai sebuah benak tentang definisi ‘Surga’ yang lain.

Kyuhyun menyeringai dengan senyuman evilnya,”Baiklah.” Jawabnya.

Kyuhyun melepaskan lengan Sungmin yang memeluknya, dan memberanikan menatap kedua mata manis Sungmin,”Malam ini. Aku akan memakanmu, dan kau akan merasakan seperti di surga.” Ujarnya.

Sungmin tersenyum senang mendengar Kyuhyun akan memakannya, jadi Dewa tak akan marah. Itu fikirannya.

슈퍼 주니어

Ini sudah malam dan Sungmin sudah siap di dalam kamar, dengan sebilah pisau. Ia menanti Kyuhyun untuk menghampirinya, membunuh dan memotongnya menjadi bagian-bagian kecil, lalu memakannya. Itu yang Sungmin bayangkan, nanti.

“Min.” panggil Kyuhyun yang ternyata sedang berjalan memasuki kamar tanpa terdengar suara tapakan kaki sama sekali.

“Eng Kyu?” Sungmin berdiri, dan menyodorkan sebilah pisau tadi kepada Kyuhyun.

Kyuhyun menatap heran,”Pisau untuk apa?” tanyanya pada Sungmin.

“Untuk membunuhku. Mematikan aku, jadi kau bisa makan dengan sepuasmu.” Jawab Sungmin serius. Kyuhyun hanya tertawa kecil, menggigit bibir bawahnya.

Tangan kanan Kyuhyun mengambil pisau tersebut, dengan perlahan ia mengarahkan pisau itu kehadapan Sungmin.

Sungmin menutup matanya, agak ketakutan. Sungmin merasa takut akan rasa sakit yang nanti akan timbul saat pisau itu memotong tubuhnya.

“Eung…” Sungmin merasa sedang di tarik dan dingin. Ia membuka matanya, dan melihat tangan Kyuhyun sedang melakukan sesuatu pada baju hanbok putih sucinya.

Kyuhyun merobek pakaian Sungmin dengan pisau dan membuat Sungmin bertelanjang polos.

“Tuan Kyu?” Sungmin agak menggigil saat ia memanggil nama Kyuhyun.

“Kau…” Kyuhyun menarik kedua bahu Sungmin yang putih,”Kau ingin ku makan kan’?” tanyanya yang langsung menjatuhkan tubuh Sungmin pada ranjang hangat di dekat mereka berdua. Bercinta.

Siwon dan Yesung saling bertatapan.

“Apa?” tanya Yesung.

“Apa?” balas Siwon.

Siwon mengipaskan selimutnya, menghilangkan rasa panas yang tiba-tiba ia rasakan.

“Err Tamat. Ceritanya tamat.” Ujar Yesung gugup. Entah mengapa akhir dongeng itu membuat Yesung dan Siwon menjadi orang yang salah tingkah.

슈퍼 주니어

Hening, baru beberapa menit dongeng itu di tamatkan. Siwon sudah terburu-buru untuk tidur,”Ayo tidur. Ini sudah hampir pagi.” Ajaknya yang lalu bersiap untuk tidur, menyelimuti dirinya dengan rapi.

Yesung menggeleng pelan,”Aku tidak bisa tidur.” Ucapnya lalu mengelus perutnya,”Aku lapar.” Tambahnya.

Siwon membuka matanya lebar, mengingat kembali dongeng yang tadi Yesung bacakan.

“Ah aku akan ke dapur sebentar, siapa tahu ada sisa mie ramyeon.” Ucap Yesung yang akan bangkit dari tidurnya, tapi tangan Siwon tiba-tiba menarik lengan Yesung dengan cepat. Dan membuat Yesung tetap berada di ranjang.

“Kau ingin makan?” tanya Siwon dengan nada lembut. Yesung mengangguk,”Ya.”

Siwon tersenyum,”Makan aku saja.” Ujar Siwon terakhir kali sebelum pada akhirnya Siwon memaksa membuka kaos Yesung dan mengajaknya untuk melakukan hal yang Kyuhyun dan Sungmin lakukan di akhir dongeng.

슈퍼 주니어

END

Date : 2011-oct-20

Review : ini gila saya gila semua gila >w< gila gila gila~ ternyata emang bener kata orang, sesuatu yang di lihat/dengar/BACA bisa mempengaruhi yang melihat/mendengar/MEMBACA nya itu~ waspada!

.

.

.

Akhir Dongeng yang Yesung lupa ceritakan.

“Eung.” Sungmin mengucek kedua matanya yang masih kantuk dan sedikit silau karna cahaya matahari yang menembus kamar tempat dirinya tidur, bersama Kyuhyun di sampingnya.

“Kyu.” Panggil Sungmin pada pria yang kepalanya sedang memberatkan dada Sungmin.

“Apa?” Tanya Kyuhyun dengan masih mengantuk.

“Katamu mau memakan aku, tapi kenapa melakukan, itu.” ujar Sungmin dengan kedua pipi merona merah.

“Itu apa?” tanya Kyuhyun lagi dengan masih mengantuk pula.

Sungmin menarik selimut yang menutup tubuh telanjangnya, lalu menutupi wajahnya sendiri dengan selimut itu, malu.

“Itu yang kau lakukan semalam kepadaku, aneh dan memalukan.” Ucap Sungmin dengan polosnya. Kyuhyun tersenyum mendengar ucapan Sungmin, lalu ia duduk di di ranjang, mengusap kepala Sungmin seperti mengusap seekor kelinci.

“Aku manusia, dan yang semalam itu adalah cara manusia memakan manusia lain.” jawabnya nakal. Lalu tertawa kecil dan melanjutkan mimpinya.

슈퍼 주니어   @DweeRae

Advertisements

Responses

  1. […] Super Fantasy Before Midnight 2″Evil and The Pumpkin” […]

  2. Annyeong author, mian yah aku komen disini. Sebarangan banget yah, hehe ^^ aku lagi hunting yewon ff, eeh ketemu WP author, keren kok yewonnya thor, manis2 gimana gituh, ohh ya, author tadi diatas nanya kan yewon siapa yang uke siapa yang seme. Siwon jadi seme and yesung jdi uke. Konfliknya ditambah dong thor, biar seru yah. Hehe reader ini banyak maunya yah, yesungdalah keep writing ya author. Ohh ya, aku uda follow author loh. Follback yah, @Farach18_Salwa

    • kekekeke ^^

      masalah YEWON? aku bingung sama uke-seme antara mereka berdua, mungkin lebih condong UKE!YESUNG tp, bisa di random juga SEME!YESUNG… tapi bagi aku pribadi lebih mandang YEWON itu semexseme XD

  3. […] story […]

  4. annyeong.. kya nemu lg blog yaoi. hahaha senangnya. susah bgt nyari blog yaoi yg ada unsur…. 🙂 *senyummesum* /plakkk/ smw udh aku jarah sih. haha. sy bakal sering mampir nih,, ini ceritanya seru.. tp paling seru d bagian kyuminnnya >///< krn aku KMS hahaha

    • wkwkwkwkw selamat datang XDXDXD

  5. Gyaaaa!
    >w< imut imut imut ngegemesin semuaa
    hyaaa author kmu kok pinter bgt sih bkn cerita??
    Huhuhu

    • muehehehehe >3<
      author nya juga imit loh ~~ (?)
      gomawo udah review kkk

  6. annyeong thor 🙂
    ff kedua yg aku komen
    tapi aku belum menyapa author
    sukaa banget ma ff Yewon’nya XD
    terus buat ff Yewon thor 😀

    aigoo
    SUngmin polos ya ?
    dia ga sadar arti memakan dalam ucapan Kyu itu berbeda XD

    • amiinnnn amiiinnn
      aku juga suka yewon makanya bikin yewon (?)
      kkkk ^_^
      namanya juga sungmin rada sedikit babo._. tentang itu (?)

  7. Yah benar thor… Bagiku yewon itu semexseme!! Tapi aku suka seneng klo yesung jadi uke,, manja-manja gimana getoh. Kekeke
    Aahh c’evil memang tdk prnh hilang dari peran seorang ‘pervert’.
    Yewon knp jd malu2 gitu yah?? Mereka kn psti sering ‘melakukannya’. Kekeke *sambil ngebanyangin yewon NC* XD

    • kkkkkkkkkkk~ Yesung itu aktor hebat milik author ._. bsa jadi ke ukean atau semean /di bacok/ XD

  8. AAAAAAAAAAARGGHH Bener bgt itu note akhir author nim, ini aja udh ngefek ke otak AAAAAKH

    • ._______.

  9. Wah jd bayangin gag gag.ha5

    • wkwkwkwkwkw

  10. anyyyooonnng ^^
    new reader…
    yewon shipper ^^

    kekeke
    blognya bagus…
    suka deh
    banyak yewonnya
    hohoho


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: